Copyright 2011 SejahteraFM

Buku Tamu Keluarga Sejahtera

Waktu Keluarga Sejahtera

Copyright SEJAHTERAFM 2011. Diberdayakan oleh Blogger.

RELATIONSHIP

Sudahkah Anda mengatakan cinta pada orangtua?
Mengungkapkan rasa sayang kita kepada orang tua

Keluarga Sejahtera, cinta lebih berarti jika diungkapkan dengan perbuatan. Apalagi setiap orangtua pasti mencintai anaknya, begitupun sebaliknya. Namun apakah menunjukkan cinta dengan perbuatan saja, tak perlu mengungkapkannya dengan kata-kata?

Bukan hal yang aneh lagi, jika keluarga Asia kebanyakan memang tidak saling mengatakan "Aku mencintaimu". Rasa sayang lebih banyak diungkapkan lewat perbuatan, atau pertanyaan-pertanyaan seputar kesehatan dan ungkapan seperti "Sudah makan atau belum?" benar kan? Hal ini bahkan pernah ditulis dalam sebuah artikel di laman dailylife.com.au.

Bahwa kenyataannya, orangtua Asia tidak memperlihatkan kasih sayang dengan mengumbar kata cinta, pelukan dan ciuman pada anak-anaknya. Begitupun sebaliknya. Bahkan dalam sebuah tulisan di Global Times mengungkap bahwa anak-anak yang mengatakan "Aku mencintaimu" di telepon, membuat orangtuanya kaget. Reaksi kebanyakan orangtua Asia tersebut malah bertanya "Ada apa?" atau "Apakah kamu sedang mabuk?"

Sosiolog dari Peking University, Xia Xueluan menjelaskan; kebanyakan orangtua China memang tidak terbiasa menunjukkan emosi positif, dan lebih sering mendidik anak-anaknya dengan kalimat negatif. Dalam budaya Asia, kata "Aku mencintaimu" adalah sesuatu yang bernilai tinggi dan sarat komitmen tak tergoyahkan, bukan sekadar menunjukkan kasih sayang semata. Karena itu, amat jarang diucapkan.

Meskipun demikian, salahkah mengatakan tiga kata tersebut pada kedua orangtua? Tentu tidak dong. Orangtua; seberapa menyebalkannya mereka, tetap saja berusaha keras untuk mendidik dan merawat kita, anak-anaknya. Bagaimanapun bentuknya, mereka berhak mendapatkan penghargaan dan kita wajib menunjukkan rasa sayang. Kenapa? Paul Hudson dari Elite Daily pernah mengungkapkan 8 alasannya:
 
1. Langkah pertama dalam membangun hubungan baik adalah dengan membuat mereka tahu betapa berartinya mereka dalam hidup Anda.

Seharusnya tidak terlalu sulit, kok, untuk mengatakan pada orangtua, betapa berartinya keberadaan mereka, dan betapa Anda berterima kasih juga menyayangi mereka. Inilah yang akan memperkuat hubungan Anda dengan mereka.
 
2. Tidak ada orangtua yang sempurna, namun ingatlah bahwa kebanyakan dari mereka tidak pernah lelah berusaha.
Jika Anda salah satu anak yang beruntung karena memiliki orangtua yang telah berusaha keras untuk merawat Anda dengan sepenuh hati, maka Anda wajib mencintai mereka seperti itu juga. Sebab memang tak semua anak terlahir dari keluarga dengan orangtua yang amat peduli pada perkembangan anak-anaknya. Bersyukurlah.
 
3. Jangan berasumsi mereka tahu bahwa Anda mencintai mereka.
Meski mereka tahu, setiap orang senang kok diingatkan akan sesuatu yang menyenangkan. Menunjukkan rasa sayang lewat tindakan memang lebih baik daripada kata-kata. Namun, setiap orang pasti senang mendengar ungkapan rasa sayang.
 
4. Orangtua Anda takkan ada selamanya.
Ingatlah bahwa hanya Tuhan yang tahu soal usia. Anda mungkin tak diberi kesempatan lain untuk mengatakan bahwa Anda mencintai mereka. Jangan mengambil risiko yang berbuntut penyesalan.
 
5. Kebanyakan orang dalam hidup Anda hanyalah "orang baru"
Artinya; dalam hidup kita lebih banyak orang di sekitar yang tak terlalu berarti kehadirannya. Setiap kita pasti bisa menghitung dengan jari, orang-orang yang amat berarti, bukan? Lalu mengapa begitu sulit mengungkapkan cinta pada mereka yang amat berharga untuk Anda?
 
6. Menyatakan cinta pada orangtua, sesungguhnya baik untuk diri Anda sendiri.
Tak hanya menyenangkan mereka, namun juga baik untuk jiwa Anda. Tidak perlu merasa takut akan penolakan, atau merasa malu. Mencintailah, atau tidak usah sama sekali.

7. Menjadi contoh yang baik bagi anak-anak Anda.
Jika kini Anda kesulitan mengungkapkan rasa sayang pada orangtua Anda, maka ke depannnya pun Anda akan kesulitan mengatakan "Aku mencintaimu" pada anak-anak Anda. Karena Anda tak terbiasa. Mungkin sekarang tak terasa penting, namun Anda nantinya akan merasakan kebutuhan pengungkapan rasa sayang itu dari anak-anak Anda.
 
8. Anda tak akan pernah tahu, seberapa beratnya hidup yang mereka jalani.
Cobalah melihat orangtua Anda dari sudut pandang bahwa mereka juga manusia biasa, seperti orang lain. Mereka juga pasti mengalami pasang surut kehidupan, dan saat-saat berat yang membuat mereka sulit tersenyum. Kita terbiasa melihat mereka di rumah dalam keadaan baik saja, tanpa pernah tahu apa yang ada dalam benak mereka. Senyum manis, pelukan dan kalimat "Aku mencintaimu" bisa saja jadi satu-satunya hiburan yang mampu membuat hari buruk mereka berubah jadi bahagia kembali, bukan?
 
Jadi, perlu atau tidaknya mengungkapkan "Aku mencintaimu" kepada orangtua, ada di tangan Anda. Tetap bertahan pada budaya Asia yang tidak ekspresif, atau mulai mengubah kebiasaan, pilihan Anda. (AGT/keluarga)

WEDDING

Berkomunikasi secara efektif

Meningkatkan Kehidupan Cinta Anda

Keluarga Sejahtera, banyak orang mencari-cari rahasia untuk memiliki hubungan yang baik, apakah itu dalam pernikahan atau hanyalah cinta biasa, tetapi kenyataannya adalah dimana tidak ada yang ajaib, kerahasiaan, sebuah pengobatan yang pasti, yang akan memastikan pernikahan Anda akan berlangsung selamanya atau bahwa cinta Anda tidak akan pernah berkurang. Percintaan dan pernikahan adalah sesuatu yang Anda dan pasangan Anda harus sadari dan melakukannya secara bersama-sama.

Untungnya, Anda tidak perlu bekerja sendirian, ada banyak saran-saran di luar sana yang dapat membantu Anda melalui masa-masa sulit. Berikut ini adalah beberapa tips kunci untuk menikmati kehidupan cinta anda yang luar biasa;

1. Tidak ada yang sempurna

Tidak ada yang sempurna, terutama dalam hubungan. Semua hubungan memiliki komplikasi, dan pasang surut. Ini adalah sesuatu yang orang sering lupa ketika mereka masuk ke dalam sebuah hubungan. Sayangnya, melupakan fakta yang penting, biasanya akan mengarahkan Anda menyalahkan diri sendri bila ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.  Tetapi kebenaran dari hal itu adalah percintaan dan pernikahan akan selalu memiliki ketidaksempurnaan, walaupun ketika Anda berada di posisi yang tepat didalam hubungan anda. Yang terpenting adalah untuk mengakui bahwa kelemahan adalah hal normal, dan tetap berusaha.

2. Berkomunikasi secara efektif

Komunikasi adalah dasar dari setiap hubungan. Tanpa komunikasi, hubungan akan gagal. Sebuah pernikahan yang berhasil atau dalam pasangan harus didasarkan pada komunikasi, dimana kedua pasangan saling berkomunikasi tanpa ragu-ragu satu sama lain.

Walaupun selain menawarkan kritik negatif, adalah penting bahwa hal itu dibagikan dengan cara yang positif. Ini bisa membuat pasangan Anda tahu kebiasaan buruk atau mengganggu dari mereka; semua cara tersebut untuk mendukung mereka dalam merefleksikan dan melakukan perbaikan pada beberapa hal. Komunikasi positif dapat membiarkan pasangan Anda tahu bahwa Anda menghargai mereka, keintimaan mereka seperti berciuman dan berpelukan, semua hal-hal sederhana seperti memuji keterampilan memasak pasangan Anda.

3. Jangan memusingkan tentang hal-hal kecil

Tertekan karena sesuatu hal-hal kecil yang tidak penting bukanlah suatu latihan yang baik. Sebagai contoh, katakanlah pasangan Anda lupa untuk melakukan tugasnya dalam mencuci. Solusi dari hal ini adalah sebaiknya anda dengan bersama-sama melakukan hal tersebut. Atau katakanlah pasangan Anda menolak untuk menempatkan kursi toilet duduk dengan maksud lucu dan menaruhnya di toilet. Biarkan diri Anda menjadi bahan canda dan bila anda melupakan hal-hal kecil akan menghasilkan suatu hubungan yang jauh dari stres.

Dalam sebuah hubungan asmara memang jarang dan jauh dari kesempurnaan. Karena banyak berpendapat beberapa hal atau ujian itulah sebagai warna-warni kehidupan. Sebaiknya Anda menikmati alur hubungan Anda dengan menjauhkan  hal-hal yang tidak penting. Dengan begitu dengan perlahan-lahan kehidupan cinta Anda akan lebih indah. (AGT/JAWABAN)

Kembalikan Betek ku Padaku








MALANG KOTA – Senin (13/10) pagi ini, ribuan warga Betek bakal memblokir akses utama Jalan Mayjen Panjaitan. Aksi itu merupakan protes lanjutan untuk menolak jalur searah di lingkar Universitas Brawijaya (UB). Aksi tersebut bakal dimulai pukul 09.00 hingga 17.00.

Juru bicara (jubir) warga Betek Very El Kahfi mengatakan, pemblokiran dilakukan di sepanjang Jalan Mayjen Panjaitan. Dari sisi barat, akses ditutup dari makam Betek, berhadapan dengan gerbang UB sisi timur. Sedang sisi timur, pemblokiran berujung di persimpangan Jalan Bogor.

”Penduduk Penanggungan ada 10 ribu jiwa. Yang sudah menyatakan kesiapannya turun jalan 4 ribu jiwa,” ujar Very, Minggu (12/10) kemarin.
Dalam aksi itu, kata Very, warga akan membentangkan spanduk berisikan penolakan jalur satu arah. Bentangan spanduk itu akan menutupi ruas Jalan Mayjen Panjaitan, sehingga dipastikan tidak ada pengendara yang bisa melintasinya. Terlebih lagi, ribuan warga itu akan menyebar di beberapa titik. Ada yang menggerombol di sisi barat, ada yang di sisi timur.


Very sadar, aksinya itu akan menyebabkan kemacetan luar biasa. Bahkan, tidak menutup kemungkinan arus lalu lintas di Jalan MT Haryono, Jalan Tlogomas, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Borobudur, hingga Jalan Veteran akan lumpuh. Namun, pihaknya tidak peduli karena warga Penanggungan sudah kesal. ”Intinya akan macet,” kata pengusaha cuci mobil itu.

Dia berharap, kemacetan sebagai dampak aksi pemblokiran jalan ini dapat meluluhkan Wali Kota Malang Moch. Anton. Dengan begitu, jalur satu arah dibatalkan. Akan tetapi jika aksi warga itu tidak digubris, warga akan terus menggelar demo. ”Kami akan berhenti kalau Abah Anton sudah membatalkan jalur satu arah,” tegasnya.

Selama aksi, warga akan menghalau semua pengendara yang ingin melintas. Hanya satu kendaraan yang diperbolehkan masuk, yakni kendaraan rombongan Anton. Warga sengaja membiarkan wali kota melintas agar mengetahui kondisi warga. ”Kami ingin Abah Anton turun langsung,” ucapnya.

Masih kata Very, rencana pemblokiran jalan tersebut sudah disampaikan ke Pemkot Malang, Polres Malang Kota, dan Kodim 0833 Kota Malang. Namun hingga kini, belum ada respons dari pemkot. Untuk itu, dia bersama warga Betek tetap nekat turun jalan.



Sementara itu, Wali Kota Malang Moch. Anton terkesan membiarkan ancaman warga memblokir jalan. Meski sudah diberi tahu rencana aksi, dia tidak membatalkan pemberlakuan jalur satu arah. ”Kami mengimbau warga agar mengerti. Pemberlakuan jalur satu arah itu demi kepentingan bersama,” ujarnya.

Apalagi, pihaknya sudah mengeluarkan Peraturan Wali Kota (perwal) 35 Tahun 2014 tentang Penerapan Jalur Satu Arah. Dia meminta warga Betek tidak menyamakan jalur satu arah lingkar UB dengan jalur satu arah di Jalan Kawi. ”Jalur satu arah di Jalan Kawi hanya uji coba. Tapi kalau lingkar UB ini sudah ada perwalnya,” kata Anton.




Sumber : http://radarmalang.co.id/pagi-ini-ribuan-warga-blokir-kawasan-betek-tuntut-wali-kota-batalkan-jalur-satu-arah-lingkar-ub-11642.htm

Facebook Tetap Gratis, Jangan Percaya Isuu Facebook Berbayar


Malang -- Kabar perihal Facebook yang akan mengenakan biaya keanggotaan sebesar US$2,99 per bulannya atau setara Rp 32.890 dengan kurs Rp 11.000 /US$ langsung menuai reaksi. Dan ternyata rumor itu adalah palsu.
Rumor itu muncul dari situs berita satir Nationalreport.net. "Nationalreport adalah situs berita satir yang memuat berita palsu," tulis The Economic Time, Selasa (23/9/2014)
Nationalreport.net menulis bahwa raksasa jejaring sosial itu akan mengenakan biaya keanggotaan terhitung per 1 November mendatang. Untuk lebih menyakinkan, dalam artikel berita juga memuat kutipan pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg.
Pihak Facebook kini tengah berusaha memerangi berita palsu semacam ini. Facebook pun akan menandai situs situs berita satir.
    
Sebelumnya diberitakan dari situs itu bahwa terhitung 1 November mendatang para pengguna Facebook tidak bisa menikmati layanan sosial media tersebut secara cuma-cuma. Pasalnya, Facebook bakal mengenakan biaya keanggota sebesar US$2,99 per bulannya atau setara Rp 32.890 dengan kurs Rp 11.000 /US$

Kota Malang Gelar Kirab Budaya 2014

MALANG - Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin melihat bagaimana perkembangan Kota Malang, jangan lewatkan tanggal 30 Agustus 2014. Pemerintah Kota Malang punya kegiatan akbar Festival dan Kirab Budaya, Pawai Pembangunan dan Pendidikan Tahun 2014 dengan start dan finish di Balai Kota Malang, Sabtu (30/8).

Tak ubahnya perayaan kemerdekaan, Festival kirab budaya pawai pembangunan dan pendidikan tahun 2014 gebyarnya sudah tampak terasa sehari sebelum penyelenggaraan. Di berbagai sudut Kota Malang terlihat anak-anak hingga orang dewasa sedang melakukan gladi bersih persiapan tampil di festival.

Kepala Bagian  Humas Kota Malang, Drs. Alie Mulyanto, MM mengungkapkan, sengaja Kota Malang menggelar Festival Kirab Budaya, Pawai Pembangunan dan Pendidikan adalah untuk mengapresiasi tingginya seni budaya di Kota Malang. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian hari jadi Provinsi Jatim dengan tema “Jatim Spektakuler”.
“Jatim adalah provinsi yang memiliki keragaman budaya dan adat istiadat dengan ke khasan masing-masing, adanya kegiatan ini adalah untuk mengapresiasi tingginya seni budaya di Jatim,” jelas Alie, Jumat (29/8).

Kegiatan Pemprov Jatim yang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang ini merupakan apresiasi sebagai upaya pembangunan dan pemanfaatan kesenian. Dengan cara ini membuka kesenian dan seluruh lapisan masyarakat yang berkepentingan ke dunia seni agar tetap eksis pada zamannya.

Alie menyebutkan kegiatan ini akan berlangsung sangat meriah dengan diadakannya pawai yang sangat atraktif dan spektakuler. Acara akan dilangsungkan Sabtu (30/8) mulai Pukul 10.00 WIB dengan mengambil start dari Balai Kota Malang.
Kirab budaya mengambil rute dari Balai Kota Malang, Jl. Majapahit, Jl. Basuki Rahmat, Stadion Gajayana bagian timur. Kemudian dilanjutkan pawai mulai Pukul 13.00 WIB dengan rute Balai Kota Malang, Jl. Mojopahit, Jl. Basuki Rahmat, Jl J.A. Suprapto, Jl Letjen Sutoyo, Jl. Letjen S. Parman, Jl. Borobudur, Jl Soekarno-Hatta, dan finish di Taman Krida Budaya Jatim (TKBJ).

Jumlah peserta sampai dengan rapat koordinasi Jumat (28/8) sebanyak 43 peserta. Peserta itu terdiri dari perusahaan, hotel, kecamatan, kelurahan, sekolah-sekolah dan sekretariat. Jumlah peserta dipastikan akan terus bertambah sampai hari H pelaksanaan kirab budaya dan pawai.


Rute 1 (Peserta Pejalan Kaki): Start: Balaikota Malang – Jl. Majapahit – Jl. Basuki Rahmat – Jl. Semeru – Jl. Tangkuban Perahu – Finish: Pintu Timur Stadion Gajayana
Waktu Pelaksanaan: Pukul 09.00 – 12.00 WIB


Rute 2 (Peserta Kendaraan Hias: Start: Balaikota Malang – Jl. Tugu – Jl. Kahuripan – Jl. Jakgung Soeprapto – Jl. Letjend S. Parman – Jl. A. Yani – Jl. Borobudur – Jl. Trs. Borobudur – Jl. Soekarno-Hatta – Finish: Taman Krida Budaya Jawa Timur
Waktu Pelaksanaan: Pukul 13.00 – 17.00 WIB

Penerapan 2 Arah Kawi Semeru Akhirnya Batal

MALANG – Protes ratusan sopir angkot terhadap kebijakan Pemkot Malang terkait uji coba satu arah Semeru-Kawi, membuahkan hasil. Kemarin (26/8/14) sekitar pukul 11.00 WIB, usai mendatangi ratusan sopir angkot itu, Wali Kota Malang, HM Anton memutuskan kebijakan jalur satu arah Semeru-Kawi dibatalkan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang  Wahyu Setianto menyampaikan hal ini kepada pewarta, di balai kota kemarin. "Abah menyetujui saran Kapolres Malang Kota AKBP Totok Suharyanto, untuk mengembalikan jalur itu seperti semula," ujar Wahyu.

Kendati demikian, lanjut dia, Dishub melakukan permohonan untuk merekayasa di tiga titik. Ketiganya diduga, selama ini menjadi sumber kemacetan jalan tersebut. Tiga titik tersebut, antara lain berada di perempatan Jalan Welirang. "Perempatan Jalan Welirang, selama ini tidak boleh dilintasi kendaraan dari utara ke selatan. Kalau sekarang boleh," jelas mantan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ini.

Selain itu patung adipura di persimpangan Jl Semeru dan Jl Arjuno, akan diberi median jalan. Dengan begitu, mulai sekarang kendaraan sudah tidak boleh lagi berputar di sana.  Kemudian, di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, pengguna jalan yang dari arah utara tetap tidak boleh ke selatan. “Yang di perempatan alun-alun belok kiri. Tapi yang dari barat boleh ke utara dan selatan. Kita kembalikan lagi seperti semula, dengan rekayasa tiga hal ini untuk mengurai kemacetan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wahyu kembali menegaskan manajemen Mall Olympic Garden (MOG), untuk memindahkan pintu keluarnya menjadi di Jl Tangkuban Perahu. "Andalalin (Analisa Dampak Lalu Lintas) di MOG sebenarnya sudah keluar sejak 2012. Para sopir juga pernah protes kenapa MOG tidak segera diatasi," urai Wahyu.

Karena itu, kemarin pihaknya berencana mendatangi manajemen MOG. Mereka akan mengimbau kepada MOG untuk mematuhi Pemkot Malang.  "Bila tetap bandel, terpaksa kami turunkan petugas ke sana. Mau tidak mau, pintu keluar MOG harus ditutup," pungkasnya.

Perlu diketahui, uji coba jalur satu arah sebelumnya sempat diterapkan mulai pukul 06.00 WIB. Satu jam kemudian, ratusan angkot datang memblokir jalan. Mereka protes dan menuntut Pemkot Malang untuk memberikan jalur khusus. "Seperti satu arah di lingkar UB," teriak para sopir angkot saat berunjuk rasa kemarin.

Abah Anton dan Kapolres Malang Kota sempat turun ke lapangan memberi pengertian kepada para sopir angkot tersebut. Setelah melakukan mediasi dan dialog dengan para sopir, sekitar pukul 09.00 WIB, diputuskan kalau satu arah tetap berlaku dan angkot diberi jalur khusus. Tidak disangka, uji coba yang persiapannya memakan waktu berbulan-bulan itu akhirnya dibatalkan, sekitar pukul 11.00 WIB.

Malang - Pemkot Malang berencana mengatasi kemacetan di Jalan Kawi dan Jalan Semeru dengan memberlakukan jalur satu arah. Namun, rencana uji coba jalur satu arah di jalur tersebut gagal diterapkan. Pasalnya, ratusan sopir mikrolet yang beroperasi di jalur tersebut mendemo kebijakan pemkot tersebut.

Setidaknya ada 8 jalur mikrolet memilih mogok di Pertigaan Jalan Kawi sejak pagi tadi, Selasa (26/8/2014). Kemacetan tak terhindarkan akibat aksi para sopir yang memarkir mobilnya di jalan utama kota tersebut.

8 Jalur angkutan itu adalah Landungsari-Gadang (LG), Gadang-Landungsari (GL), Mulyorejo-Madyopuro (MM), Arjosari-Tidar (AT), Arjosari-Dinoyo-Landungsari (ADL), Arjosari-Landungsari (AL), Landungsari-Dinoyo-Gadang (LDG), dan Madyopuro-Karangbesuki (MK).

Penumpukkan mikrolet terjadi sampai Jalan Merdeka atau Alun-Alun Kota Malang dan Jalan Semeru. "Kami menolak satu arah," tegas Bambang sopir mikrolet jalur Arjosari-Tidar.

Dia mengaku, paguyuban berencana bertemu dengan wakil rakyat untuk menyampaikan aspirasi para sopir, menolak satu arah.

"Kami akan terus mogok, jika tuntutan tidak diterima," tuturnya diamini para sopir lain.

Sementara Ketua jalur mikrolet Landungsari-Gadang (LG) Achmad Chodar menuturkan, aksi ini merupakan inisiatif para sopir dengan sepakat menggelar aksi mogok.

"Sebenarnya kami tidak ingin melakukan ini. Tapi jika tidak, suara kami bakal tidak didengarkan," sesalnya.

Pihaknya juga menyesalkan kebijakan Walikota Malang Moch Anton yang jelas merugikan nasib para sopir mikrolet. Karena banyak jalur mikrolet yang terimbas kebijakan satu arah tersebut. "Walikota tidak memikirkan nasib kami, akan dampak satu arah," keluhnya.

Sekitar 2 jam para sopir menggelar aksi mogok langsung mendapat respon dari Walikota Malang Moch Anton. Walikota hadir didampingi Kapolres Malang Kota AKBP Totok Suharyanto untuk turun ke lokasi. Puluhan aparat keamanan ikut diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi.

"Kami mohon pengertiannya, ini masih uji coba," ucap Anton kepada para sopir. Ungkapan Anton memancing reaksi para sopir dengan tegas menolak ujicoba satu arah. "Tidak ada ujicoba," teriak sopir.

Upaya meredam emosi sopir pun dilakukan dengan membatalkan rencana uji coba jalur satu arah. Mendapatkan jalur kembali normal, para sopir akhirnya membubarkan diri.

Satu Arah Kawi Semeru Hari Ini Diterapkan

Malang , Rencana uji coba jalur satu arah di Jl Semeru dan Jl Kawi hari ini, Selasa (26/8/2014) dilaksanakan.
 Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang telah  gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Malang, Eko Budi Hartoyo mengatakan, sudah mengajukan surat permohonan pelaksanaan uji coba di Jl Semeru dan Jl Kawi ke Wali Kota Malang, M Anton, Senin (18/8/2014).

"Sekkota sudah tanda tangan, tinggal wali kota. Kalau wali kota setuju, maka pelaksanaan uji coba dilakukan 26 Agustus. Pelaksanaan uji coba selama satu minggu," kata Eko ditemui di Balaikota Malang.

Menurutnya, dalam penerapan jalur satu arah, Dishub akan menutup pintu keluar Malang Olympic Garden (MOG) di Jl Kawi.
Pintu keluar MOG dialihkan ke Jl Tangkuban Perahu. Selain itu, kata Eko, Dishub juga akan menata parkir di Jl Arjuna menjadi satu sisi.
"Sesuai amdal lalu lintas, pintu keluar MOG memang lewat Jl Tangkuban Perahu," ujarnnya.
Dikatakannya, saat ini Dishub Kota Malang sedang menyiapkan sosialisasi ke masyarakat.
Dishub juga telah mempersiapkan pertemuan dengan para sopir mikrolet pada Kamis (21/8/2014) yang lalu.
Pertemuan itu untuk sosialisasi sekaligus membahas perubahan jalur mikrolet.

Perlu diketahui, skenario penerapan uji coba jalur satu arah di Jl Semeru dan Jl Kawi dimulai dari Simpang Raja Bali menuju ke arah Jl Ijen.
Dari Jl Ijen kendaraan belok kiri menuju Jl Kawi. Untuk Jl Kawi juga diterapkan satu arah menuju Alun-alun Merdeka.

Sedangkan, kendaraan di Jl Kawi yang dari arah utara masih bisa belok kiri tepat di pertigaan Perpustakaan Daerah. Tetapi kendaraan harus belok menuju ke Jl Lawu.
Selama pelaksanaan uji coba, median jalan di Jl Kawi tidak dibongkar dulu.

Tetapi kendaraan yang melintas di Jl Kawi harus mengikuti jalur satu arah menuju Alun-alun Merdeka.
Penerapan jalur satu arah di Jl Semeru dan Jl Kawi untuk mengurai kemacetan di Simpang Raja Bali dan Jl Arjuna.

Kelangkaan BBM di Malang

Malang -- Meski di beberapa daerah sudah dibelakukan sejak 18 Agustus 2014 lalu, dampak pengurangan kuota BBM bersubsidi khususnya jenis solar oleh pemerintah baru dirasakan warga Malang Raya pada Senin, (25/8) . Kelangkaan solar terlihat di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Malang Raya.

Teuku Rizal Pahlevi, selaku Ketua Himpunan Pengusaha Swasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Malang mengatakan, pengurangan kuota Solar di wilayah Malang Raya mencapai 20 persen, sedangkan premium mencapai 10 hingga 20 persen.

"Pengurangan kuota ini merupakan keputusan DPR RI, sehingga kami hanya bisa menerima," ungkapnya.

Menurut Rizal, pengurangan kuota BBM bersubsidi di SPBU dilakukan agar jumlah BBM bersubsidi mencukupi hingga Desember 2014.

"Pengurangan ini merupakan bentuk kontrol terhadap konsumsi BBM, jika kuotanya tidak dikurangi kemungkinan BBM hanya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga bulan November 2014," jelasnya.

Sebelum aturan pengurangan kuota ini Ngalamers, konsumsi BBM bersubsidi jenis premium di Malang Raya mencapai 1.000 kiloliter per hari, sedangkan solar 300 kiloliter per hari. Rizal menambahkan, "Pengurangan kuota juga dilakukan untuk mengalihkan masyarakat agar membeli BBM non subsidi seperti Pertamax,".

Untuk mengantisipasi kelangkaan BBM, pihak SPBU bisanya melakukan pembatasan pembelian oleh konsumen. "Untuk kendaraan roda dua tidak masalah, tetapi biasanya untuk mobil jumlah pembeliannya dibatasi," pungkasnya.

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -