Jangan percaya kabar bohong badai di Bali

Sabtu, 28 Januari 2012

Nekat berselancar Tiga wisatawan nekat berselancar meski telah dipasangi bendera merah sebagai tanda larangan berenang karena berbahaya di Pantai Kuta, Bali, Kamis (26/1). Balai Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar sebelumnya telah memberi himbauan kepada wisatawan dan masyarakat agar mewaspadai cuaca ekstrem yaitu hujan, angin kencang dan potensi gelombang tinggi melebihi 3,5 meter di selatan Bali dalam beberapa hari ke depan. (FOTO ANTARA) 

... juga bukan pertama kali, seperti gempa kemarin itu juga terjadi, banyak masyarakat yang panik. Ini merupakan bagian dari dinamika. Permasalahannya, isu itu selalu datang lebih dulu...
Denpasar (ANTARA News) - Semalam ada kabar menghebohkan beredar: 100 orang tewas di Nusa Dua, Bali, akibat terjangan gelombang laut besar. Banyak warga menanyakan kebenaran hal itu, intinya mereka resah. Ternyata kabar di media sosial itu kabar bohong belaka. 

Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana Bali mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan pesan-pesan hoax atau bohong tentang bencana badai itu.

Kepala Seksi Tanggap Darurat dan Kegawatdaruratan Pusdalops Bali, Komang Kusuma Edi, Sabtu, mengatakan, pesan-pesan singkat tentang korban bencana itu merupakan perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Informasi itu datang dari orang yang tidak bertanggung jawab, kami sendiri juga tidak tahu info itu dari mana. Ketika informasi itu datang dari teknologi, kami paham. Tapi supaya masyarakat jangan panik saja," katanya.

Lanjutnya, peristiwa penyebaran informasi bohong melalui teknologi seperti Blackberry Messenger itu tidak hanya sekali terjadi, sehingga masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dan justru menyebarluaskan.

"Ini juga bukan pertama kali, seperti gempa kemarin itu juga terjadi, banyak masyarakat yang panik. Ini merupakan bagian dari dinamika. Permasalahannya, isu itu selalu datang lebih dulu," ujarnya.

Edi menambahkan, Gubernur Bali Made Mangku Pastika sebelumnya juga sempat menyampaikan dalam pertemuan simakrama di DPRD Bali agar masyarakat menghentikan pesan-pesan yang tidak benar.

Dari data yang diperoleh, peristiwa hujan badai yang menerjang Bali pada Sabtu dini hari itu tidak menimbulkan korban tewas, meski beberapa tempat dan pohon bertumbangan.

Pada pukul 02.40 WITA Sabtu (28/1), tercatat telah terjadi puting beliung yang menumbangkan pohon yang menimpa rumah dan mengakibatkan dua orang luka di Gang Tasik Ulang Nomor 98 dan 118, Jalan Tukad Balian, Kota Denpasar.

Dua orang korban luka tersebut yakni Bayu (17) dan Kadek Pramana (22) mengalami luka lecet. Di lokasi tersebut juga terdapat pohon tumbang yang menimpa truk DK 8180 DW yang terpakir di jalan.

Sementara pada waktu yang sama, Di Jalan Bypass Ngurah Rai depan Makro, Jalan Tukad Pakerisan, Jalan Tukad Pancoran, Jalan Danau Tamblingan, Jalan Gatot Subroto Barat, dan depan lapangan Lumintang terjadi angin kencang mengakibatkan pohon tumbang yang melintang di jalan raya, dan tidak ada korban jiwa. (ANT)

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -