Tabrak Bus Sumber Kencono, Laju Sedan Kencang dan Tak Ada Bekas Rem

Zainal Effendi - detikSurabaya





Magetan - Hasil sementara olah TKP kecelakaan melibatkan Bus Sumber Kencono dan sedan Civic menewaskan 2 orang, yang dilakukan tim Ditlantas Polda Jatim menemukan, sedan melaju dengan kecepatan tinggi dan melebihi marka jalan.

"Sopir sedan mengemudikan kendaraanya terlalu ke kanan dengan melaju kecepatan di atas rata-rata sehingga kecelakaan tidak terelakkan," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Hilman Thayib kepada wartawan, Kamis (9/2/2012).

Hilman menambahkan, benturan keras yang tdak terelakkan membuat Bus Sumber Kencono yang melaju dari arah Yogyakarta ke Surabaya, oleng dan menabrak pembatas jembatan di sisi timur dan terjun ke sungai.

"Sedangkan sedannya ikut terseret dan terjepit ke sisi timur," imbuhnya.

Dari hasil fakta di lapangan, kata Hilman, tim menemukan bekas pengereman dari Bus Sumber Kencono dan goresan bekas terseretnya ban mobil sedang saat tabrakan.

"Hasil olah TKP, tim menemukan bekas ban dari lajur kiri. Dari bekas pengereman ban ini merupakan pergerakan dari arah selatan yang kemudian serong ke kanan, melewati marka lurus.

Sebelumnya, Bus Sumber Kencono kembali terlibat kecelakaan maut dengan mobil sedan Honda Civic di Jalan Raya Ngawi tepatnya di Dusun Glodok Kecamatan Karangrejo, Magetan. Akibat kecelakaan ini, 2 orang meninggal tewas dan 12 orang luka.

AKP Dadang Kurnia Kasatlantas Polres Magetan pada Suara Surabaya, Kamis (9/2/2012) mengatakan, kalau ada opini tentang pengemudi sedan yang terpengaruh miras, maka ditindaklanjuti.

“Ini kami tadi pagi sudah mengambil sampel urine dan darah, kemudian langsung dikirim ke Laboratorium Forensik Mabes Polri cabang Polda Jatim. Ini tinggal menunggu hasilnya untuk lebih menguatkan, apakah pengemudi saat kecelakaan dalam kondisi pengaruh miras atau tidak,” jelasnya.

Ditambahkan AKP Dadang, dari keterangan saksi mata, Bus Sumber Kencono W 7503 UW rute Yogyakarta–Surabaya saat itu melaju dari arah Ngawi ke Maospati, sedangkan sedan Honda Accord abu-abu tahun 1982 AG 1363 P melaju dari arah sebaliknya. Di ujung jembatan Glodok, tiba-tiba sedan yang melaju kencang memakan jalur sebaliknya. Akhirnya sekitar pukul 03.30, sedan tersebut bertabrakan dengan bus Sumber Kencono yang juga melaju kencang.

Kondisi Lilik Purwanto sopir sedan masih dirawat di RSUD Soedono Madiun, mengalami luka kaki kiri retak, dan pelipis kiri sobek. Sedangkan Suparno yang berada disamping kiri sopir sedan meninggal dunia, dan Abro yang duduk di belakang mengalami luka-luka. Sedangkan Herianto sopir bus hanya mengalami luka ringan dan sedang diperiksa di Mapolres Magetan.

Kata AKP Dadang, hingga menjelang pukul 15.00, mobil sedan sudah dievakuasi, namun bus Sumber Kencono belum dievakuasi, masih berada di dalam jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter.


Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas antara bus Sumber Kencono dengan sedan di Magetan bertambah menjadi dua orang. AKP Dadang Kurnia Kasatlantas Polres Magetan pada suarasurabaya.net, Kamis (9/2/2012) sekitar pukul 03.30 WIB tadi mengatakan seorang tewas penumpang bus dan seorang lainnya penumpang sedan.

Kecelakaan terjadi di Desa Desa Karang Rejo, Desa Pabrik Gula Ndodok, Magetan. Bus Sumber Kencono W 7503 UW rute Yogyakarta–Surabaya saat itu melaju, sedangkan sedan Honda Accord abu-abu tahun 1982 AG 1363 P melaju dari arah sebaliknya. Di ujung jembatan, tiba-tiba mobil sedang melaju memakan lajur sebaliknya.

Menghindari tabrakan, sopir bus banting stir tapi terlambat. Terjadilah tabrakan frontal, bus masuk sungai sedalam 20 meter, sedangkan mobil sedan masuk menabrak tong di pinggir sungai lalu terbalik.

Sejauh ini ada 9 korban luka-luka dirawat di RSUD Magetan, diantaranya Herianto sopir Bus Sumber Kencono dan Lilik Purwanto sopir mobil sedan.
Berikut adalah data korban tewas dan luka-luka berdasarkan informasi dari Ipda Andika Purba Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Magetan :

Korban Tewas :
1. Sukarno (52) dusun glodok kel karangrejo, Kec Karangrejo, RT 2/RW 2, Kab Magetan (penumpang sedan AG 1363 P)

2. Wisid Winingkas (50) Jl. Menur no 15, RT 1/RW 3 Kel Sidakaya, Kab Cilacap (penumpang bus Sumber Kencono)

Korban Luka-luka :
1. Lilik Purwanto, sopir sedan, Magetan
2. Abdul, Magetan
3. Aryanto, Jombang
4. Sumargono, Sragen
5. Supar, Magelang
6. Muhammad Fajaruddin, Klaten
7. Zain Intiham, Klaten
8. Sudarsono, Karanganyar
9. Desta Adi Pamungkas, Surakarta
10. Sugeng Riyadi, Cilacap
11. Elfan, Jombang

Saat ini korban tewas dan luka-luka sudah dibawa dan dirawat di RSUD Magetan

Indikasi kesalahan pengemudi sedan dalam kecelakaan dengan bus Sumber Kencono di Magetan semakin menguat. Selain adanya dugaan pengemudi yang terpengaruh minuman keras (miras), sedan juga melaju dengan kecepatan tinggi dan melanggar marka jalan.

Demikian disampaikan Kombes Polisi Komarul Zaman Dirlantas Polda Jatim pada wartawan, Kamis (9/2/2012). Hasil olah sementara mendapati bahwa bus SK bernopol W 7503 UY yang melaju dengan kecepatan standar dari arah selatan ke utara atau Yogyakarta ke Surabaya berada di posisi mepet ke bahu jalan. Sementara dari arah berlawanan, sedan Civic bernopol AG 1363 V terlalu ke kanan sehingga melebihi marka jalan.

Bus yang dikemudian Hariyanto (44) akhirnya oleng dan menabrak pagar jembatan di sebelah timur dan langsung masuk ke sungai sedalam 20 meter. Sementara mobil sedan yang dikemudikan Lilik Purwanto (40) ikut terseret dan terjepit ke sisi timur.

"Sedan melaju dengan kecepatan tinggi dan karena terlalu ke kanan. Bus dari arah berlawanan akhirnya justru oleng dan menabrak jembatan pembatas dan masuk ke dalam sungai," kata Komarul.

Bahkan, polisi juga menemukan bekas pengereman yang dilakukan bus dan goresan terseretnya ban mobil dari lajur kiri. Bekas pengereman itu menunjukkan ada pergerakan sedan dari arah selatan, kemudian serong ke kanan dan melewati marka lurus.

Sementara itu, Kombes Polisi Hilman Thayib Kabid Humas Polda Jatim menambahkan pihaknya belum menentukan tersangka dalam kecelakaan ini, meski hasil olah sementara menyebutkan kesalahan ada pada sedan. Polisi masih mendalami kecelakaan ini termasuk memeriksa kesehatan dan kelayakan pengemudi kedua kendaraan. Yang pasti, kondisi baik bus maupun sedan sama-sama layak jalan.

Akibat kejadian ini, dua orang tewas atas nama Sukarno (52) penumpang sedan dan Wisit Winingkas (50) penumpang bus. Sedangkan satu orang luka berat dan 12 orang lainnya luka ringan.

Kerusakan parah dialami bagian depan kedua kendaraan. Bagian depan sedan ringsek. Begitu pula bagian depan bus, kaca depan dan samping kiri-kanan juga pecah. Total kerugian materi dalam kecelakaan ini sebesar Rp 75 juta.

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -