Surabaya -  Tiga titik berpotensi menjadi simpul kemacetan arus lalu lintas pasca pengoperasian jalan arteri baru Porong.

Tiga titik itu adalah :’

1. U turn setelah exit tol buntung di KM 36 menuju ke arteri baru Porong. Di sana potensial terjadi antrean kendaraan dari arah tol dan crossing kendaraan dari Sidoarjo non tol yang akan masuk arteri baru Porong.

2. U turn di 100 meter masuk ke arteri baru Porong dari Raya Kejapanan. Jika arteri baru ini dioperasikan, kendaraan dari arah Bundaran Apollo menuju ke arteri lama Porong diharuskan masuk arteri baru kemudian berputar balik di U turn. Antrean kendaraan berpotensi terjadi jelang U turn tersebut.

3. Simpang tiga Raya Kejapanan arah Malang-arteri baru Porong. Potensi kepadatan terjadi karena crossing antara arus dari arteri baru dengan arus dari Raya Kejapanan arah ke Malang.

Wachid Wahyudi Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Jawa Timur mengatakan pihaknya akan melakukan uji coba operasional jalan arteri baru Porong, Rabu (14/3/2012) sekitar pukul 16.00 WIB. Selain menguji kekuatan jalan, juga untuk mengetahui simpul-simpul kemacetan arus lalu lintas yang potensial terjadi.

Dalam uji coba dan operasional sampai waktu yang belum ditentukan, disepakati bahwa tidak dipasang lampu lalu lintas di simpang tiga Raya Kejapanan-Arteri Baru Porong. “Penempatan TL berdasarkan pertimbangan Ditlantas Polda Jatim, malah menimbulkan kepadatan. Selain itu kita perkirakan, arus dari arteri baru Porong volumenya sekitar 70%. Sisanya dari arteri lama Porong,” kata dia.

Potensi kepadatan di u turn exit tol Porong menuju arteri baru, kata Wachid, bersifat sementara karena April 2012 mendatang akan dibuat akses baru di jalan tol langsung masuk arteri baru Porong.

Untuk mengurai kepadatan di titik-titik yang potensial macet itu, Wachid mengatakan, akan dilakukan pengaturan oleh anggota Satlantas dan Dishub.

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -