Orang misterius memuntahkan peluru ke arah sebuah gereja di Jalan Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat. Pelaku menembaki Gereja Kristen Indonesia itu memakai senjata diduga jenis air softgun, sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (16/3/2012).

Aksi koboi yang berlangsung pada siang bolong ini terbilang berani. "Tidak ada korban jiwa dan luka dalam kejadian itu," kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul melalui pesan singkatnya.

Martinus menjelaskan, pelaku diduga kuat menembak dari luar gereja. Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ditemukan barang bukti berupa peluru berbahan gotri.

"Jendela ada yang pecah dan terdapat 20 bekas peluru. Ditemukan juga tiga butir di luar gedung, dan satu di dalam gedung. Identifikasi sementara hasil olah TKP, pelaku menggunakan senjata air softgun," jelas Martin.

Aksi penembakan ini mengakibatkan kerugian materil berupa jendela kaca gereja yang pecah. Hingga kini pihak kepolisian masih menyelidiki aksi penembakan di gereja tersebut. Sejumlah saksi dimintai keterangan.


Pelaku penembakan Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat, diduga kuat lebih dari satu orang. Dari hasil rekaman kamera pengintai yang ada di lokasi, beberapa orang turun dari mobil jenis minibus. Mereka mengenakan baju putih, sarung, dan bersorban.

Hal itu dituturkan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul melalui pesan singkat yang diterima, Jumat (16/3/2012).

"Dari CCTV sementara diidentifikasi mobil yg digunakan adl Minibus warna hitam (seperti Nissan serena lama) dan ada bbrp yg diduga pelaku keluar dr mobil menggunakan baju putih, sarung dan bersorban," tulis Martinus dalam pesan singkatnya.

Menurutnya peristiwa penembakan itu terjadi pada siang bolong, sekitar pukul 13.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dan luka dalam insiden ini. Hanya kerugian materiil, di mana kaca jendela gereja pecah karena terkena tembakan.

"Identifikasi sementara dari hasil olah TKP dilakukan menggunakan senjata air soft gun dengan beberapa gotri yang ditemukan di TKP. Di luar gedung 3 butir, di dalam gedung 1 btr. Dan bekas jendela yang pecah ditemukan adanya 20 bekas peluru," ungkap Martinus.

Polisi berhasil menangkap pelaku penembakan Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Indramayu, Jawa Barat. Dua pelaku berjenis kelamin pria itu berinisial R dan H.

"Dalam waktu kurang dari lima jam, dua pelaku itu berhasil ditangkap jajaran Polres Indramayu," kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompol saat dihubungi detikbandung via ponsel, Jumat (16/3/2012).

Menurut Martin, polisi menangkap pelaku sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Ir H Djuanda atau tepatnya depan SMK PGRI Indramayu. Ia menambahkan, pelaku ditangkap bersama mobil yang digunakan saat melalakukan aksinya.

"Mobilnya jenis VW Caravelle hitam. Saksi berinisial N memastikan kalau salah satu pelaku yakni H yang melakukan penembakan," jelas Martin.

Orang misterius memuntahkan peluru ke arah sebuah gereja di Jalan Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat. Pelaku menembaki Gereja Kristen Indonesia (GKI) itu memakai senjata diduga jenis airsoft gun, sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (16/3/2012).

Tidak ada korban jiwa dan luka terkait kejadian tersebut. CCTV di lokasi kejadian merekam mobil dan beberapa orang diduga pelaku yang terlihat keluar mobil menggunakan baju putih, sarung dan bersorban.

Polisi meringkus dua pelaku terlibat penembakan Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Indramayu, Jawa Barat. Di dalam mobil VW Caravelle hitam yang digunakan pelaku berinisial R dan H itu ditemukan senjata aisoft gun.

"Mobil itu bernopol D 801. Saat tadi digeledah mobilnya, petugas menemukan tas milik H yang berisi senjata jenis airsoft gun beserta lima butir gotri," jelas Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul saat dihubungi detikbandung via ponsel, Jumat (16/3/2012).

Selai itu, lanjut Martin, di dalam mobil tersebut juga ditemukan sejumlah dukumen. "Antara lain peta lokasi GKI Indramayu dan daftar nama kelompok orang dari beberapa kota di Indonesia," terang Martin.

Keberadaan dokumen tersebut masih diselidiki aparat kepolisian. Sedangkan R dan H diperiksa intensif di Mapolres Indramayu.

Orang misterius memuntahkan peluru ke arah sebuah gereja di Jalan Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat. Pelaku menembaki Gereja Kristen Indonesia (GKI) itu memakai senjata diduga jenis airsoft gun, sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (16/3/2012). Tidak ada korban jiwa dan luka akibat kejadian ini. CCTV di lokasi kejadian merekam mobil dan beberapa orang diduga pelaku.

Jajaran Polres Indramyu langsung bergerak. Tidak lebih dari lima jam atau sekitar pukul 17.30 WIB, polisi berhasil menangkap R dan H di Jalan Ir H Djuanda atau tepatnya depan SMK PGRI Indramayu.

Dua orang terlibat penembakan gereja di Indramayu diketahui salah satunya tercatat sebagai warga Kota Bandung. Pria berinisial H ini yang melakukan penembakan berbekal senjata airsoft gun.

"Dua pelaku yang ditangkap itu berinisial R dan H. Kalau H yang berusia 30 tahun itu beralamat di Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung. Sedangkan R masih dicari informasinya asal mana," jelas Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul saat dihubungi detikbandung via ponsel, Jumat (16/3/2012).

Kedua pria tersebut saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Indramayu. "Polda Jabar juga ikut backup. Untuk motifnya masih dalam penyelidikan," terang Martin.

Pelaku menembaki Gereja Kristen Indonesia (GKI) menggunakan senjata airsoft gun di Jalan Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (16/3/2012) sekitar pukul 13.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dan luka akibat kejadian tersebut. Aksi penembakan ini mengakibatkan kerugian materil berupa jendela kaca gereja yang pecah.

Jendela gereja pecah dan terdapat 20 bekas peluru. Ditemukan juga tiga butir di luar gedung, dan satu di dalam gedung. Kurang dari lima jam atau sekitar pukul 17.30 WIB, jajaran Polres Indramayu berhasil menciduk dua pelaku di Jalan Ir H Djuanda atau tepatnya depan SMK PGRI Indramayu.

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -