Surabaya - Jalur Ponorogo-Pacitan sempat 5 jam lumpuh akibat longsor yang terjadi di Desa Gedangan, Kecamatan Tegalombo. Longsor terjadi dinihari tadi sekitar pukul 03.00 WIB dinihari akibat kondisi tanah yang jenuh dan hujan cukup deras dan lama kemarin.

Brigadir Nanang anggota Satlantas Polres Pacitan melaporkan longsoran setinggi 1 hingga 2 meter itu menutup total jalur Pacitan-Ponorogo. Akibatnya arus lalu lintas terhambat.



Diperkirakan proses pembukaan longsoran tuntas sebelum Sholat Jumat nanti sehingga lepas tengah hari, arus lalu lintas bisa kembali normal.

Arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Pacitan dengan Ponorogo lumpuh total. Ini menyusul longsor yang terjadi di ruas Desa Gedangan Kecamatan Tegalombo, Jumat (9/3/2012) dini hari.
“Informasinya longsor terjadi pukul 03.30 WIB,” ujar Kasi Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Pacitan Juri, kepada wartawan di lokasi.

Kejadian longsor yang menimbun seluruh permukaan jalan ini tergolong parah. Panjangnya mencapai satu meter, dengan ketinggian gundukan sekitar lima meter.
Informasi yang dihimpun, sejak Kamis (8/3/2012) sore, daerah sekitar lokasi bencana memang diguyur hujan deras. Diduga, lantaran tidak kuat menahan air, tebing di sisi jalan longsor.

Beruntung, tidak ada korban jiwa. Namun banyaknya material longsoran berupa tabah bercampur bongkahan batu cukup menyulitkan evakuasi. Saat ini sebuah alat berat berupa wheel loader diterjunkan ke lokasi.
Sejumlah aparat kepolisian dari Polres Pacitan juga disiagakan di tempat kejadian. Kemacetan panjang kendaraan roda dua dan roda empat masih tampak dari ke dua jalur.

“Kita upayakan, paling lama satu jam lagi jalur bisa dibuka,” tandas Kasatlantas Polres Pacitan AKP Hardono.

Namun sejak pukul 04.00 WIB tadi, 1 unit alat berat dari Dinas PU Bina Marga Pemkab Pacitan dikerahkan ke lokasi longsor untuk membuka jalan. “Tumpukan longsoran longsoran dibuang ke pinggir sungai yang ada di sisi jalan,” kata dia.

Saat berita ini ditampilkan, arus lalu lintas mulai terbuka separuh ruas jalan. “Sekarang bus sudah bisa lewat. Tapi karena yang terbuka baru satu lajur, jalannya harus bergantian,” kata dia. Akibatnya, terjadi antrean kemacetan lebih dari 1 km di kedua arah.
 

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -