Jakarta  -  Majalah Angkasa mengklarifikasi isu yang berkembang mengenai aktivasi telepon seluler wartawannya Dodi Aviantara yang disebutkan menyala. Majalah Angkasa memastikan informasi bahwa tidak ada sinyal HP wartawannya yang menyala saat penerbangan dilakukan.

"Sehubungan dengan beredarnya berita dan informasi di beberapa media online dan social media seperti twitter dan Facebook yang menyampaikan bahwa handphone wartawan Angkasa atas nama Didik Nur Yusuf dan Dody Aviantara yang ikut dalam penerbangan pesawat naas Sukhoi Superjet 100, diketahui masih aktif pada pukul 17.00. Setelah kami lakukan pengecekan dan konfirmasi kepada operator selular kedua teman kami itu, ditemukan bahwa sinyal atas nama Dody Aviantara diketahui aktif di Halim Perdanakusuma pada pukul 14.16 WIB," demikian keterangan Managing Editor Majalah Angkasa Beny Adrian.

Benny menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (11/5/2012).

Menurut Beny, pihaknya melakukan pengecekan ke operator seluler. Karenanya isu yang mengait-ngaitkan sinyal HP wartawan Angkasa dengan kecelakaan Sukhoi sama sekali tidak berdasar.

"Jadi informasi bahwa HP wartawan kami masih aktif sebagaimana info yang beredar via Twitter atau BBM adalah tidak benar, dan Majalah Angkasa sudah mengkonfirmasi ke operator seluler bersangkutan," jelasnya.

Majalah Angkasa pun sangat menyesalkan munculnya kabar yang justru kontraproduktif kepada para korban tersebut. "Dengan demikian informasi yang beredar ini tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kami sangat menyesalkan beredar informasi seperti ini ketika situasi belum menentu dan kepastian tentang semua korban di pesawat belum diketahu secara pasti," tuturnya.

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -