Malang -  Karena hujan deras yang terjadi di kawasan Malang dan sekitarnya pada tgl. 23 Januari 2013 terjadi Longsor di Jalur Wisata Payung II Batu. Longsoran tanah tersebut  menutup seluruh ruas jalan. Pengaturan lalu lintas segera dilakukan, kendaraan kecil dialihkan melalui Jalur Klemuk Songgoriti, untuk kendaraan besar sementara standby dan harus antre hingga proses evakuasi selesai. Jajaran Polres Batu sudah ada di lokasi dan mengatur arus lalu lintas. Evakuasi Longsor saat ini masih berlangsung, dan hujan masih mengguyur Batu dan sekitarnya.Bencana tanah longsor terjadi kawasan obyek wisata Payung, Desa Songgokerto, Kota Batu. Akibatnya, akses Malang menuju Kediri dan Jombang tertutup total, Rabu (23/1/2013) petang.

Material tanah bercampur batu tergerus air hujan menutup seluruh badan jalan. "Tepatnya di payung dua, atau 5 kilometer arah barat setelah SPBU Songgoriti," kata Lurah Songgokerto Fauzi kepada detiksurabaya.com di ujung telepon.

Fauzi mengaku, pihaknya sudah melaporkan kejadian ini kepada pemerintah daerah dan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu PMK Kota Batu menuju lokasi titik longsor untuk membersihkan badan jalan dari material longsor. "Sudah datang BPBD dan PMK untuk menangani material longsor," akunya.

Kepala PMK Kota Batu Santoso Wardoyo mengungkapkan, akses melintasi wilayah Payung kini ditutup total, untuk memudahkan petugas membersihkan material longsor sepanjang 20 meter itu.

"Selain itu untuk keamanan pengguna jalan," ujarnya terpisah.

Ia menambahkan, titik longsor sepanjang 20 meter itu juga berbatasan dengan wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

"Panjangnya sekitar 20 meter dan berbatasan dengan Kabupaten Malang," imbuhnya.

Untuk mempercepat pembersihan material longsor, lanjut dia, juga didatangkan alat berat ke lokasi. "Begho kita datangkan, agar cepat pembersihan longsor," sambungnya.

Tanah longsor sempat terjadi di kawasan yang sama beberapa waktu lalu. BPBD Kota Batu mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar membangun plesengan pada sepanjang tebing berdiri di kawasan obyek wisata Payung. Sebab, lokasi itu merupakan akses jalan menuju Malang-Batu hingga Jombang dan Kediri.

"Sudah keempat kalinya, ini lebih parah," tandas Lurah Songgokerto Fauzi.

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -