Malang (beritajatim.com) - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Malang akan digelar 23 Mei mendatang, untuk itu Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Malang telah menyiapkan sebanyak 11.220 petugas yang tersebar di lima kecamatan, 57 kelurahan, dan 1200 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Semua sudah dipersiapkan untuk melayani warga Kota menyampaikan hak demokrasinya," kata Ketua KPUD Kota Malang, Hendri ST, Kamis (9/5/2013).

Ia mengungkapkan, jika jumlah wajib pemilih di Kota Malang mencapai 612.562 pemilih. "Penyiapan data ini dilakukan dengan melakukan verifikasi langsung di setiap rumah," tuturnya.

Namun demikian, KPUD memprediksikan masih ada warga yang berhak memilih, tetapi namanya tidak tercatat di data pemilih KPUD. "Bagi mereka yang tidak terdaftar, tetap bisa menggunakan hak pilih dengan membawa KTP dan KK di TPS domisili. Mereka akan dilayani satu jam terakhir sebelum TPS tertutup dengan surat suara cadangan," tandas Hendri.

Untuk diketahui, Pilkada Kota Malang kali ini diikuti enam pasangan calon, diantaranya pasangan Dwi Cahyono - Nur Uddin dan Mujais - Yunar Mulya yang maju lewat jalur independen. Pasangan Sri Rahayu - Priatmoko (SR-MK) yang diusung PDIP, pasangan Heri Pudji Utami - Sofyan Edi Jarwoko (DaDi) yang diusung Partai Golkar dan PAN, pasangan Anton - Sutiaji yang diusung PKB dan Partai Gerindra, serta pasangan Agus Dono - Arif HS (Doa) yang diusung PKS dan Partai Demokrat. [num/kun]

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -