Jakarta - Pemerintah memberi sinyal kenaikan harga BBM subsidi akan diumumkan pada Jumat malam (21/6/2013). Hal ini disampaikan Menteri Perindustrian MS Hidayat usai menghadiri rapat koordinasi di Kantor Pusat Bank Indonesia Jakarta, Kamis (20/6/2013).

"Diumumkan kemungkinan Jumat malam," ucap MS Hidayat.

Hidayat mengatakan, pasca kenaikan BBM, program stimulus bantuan kompensasi bagi 15 juta lebih keluarga miskin akan berlaku. Diakuinya pasca kenaikan akan ada sedikit gejolak harga.

"Sampai 3 minggu akan ada fluktuasi, namun harga kembali normal," tambahnya.

Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengaku harga premium dan solar akan naik dalam waktu dekat. Ia meminta masyarakat menunggu saja. Ia mengaskan, pemerintah akan mengawasi harga-harga termasuk tarif angkutan pasca kenaikan BBM.

"Tentu akan ada penyesuain harga. Itu wajar. Cuma tentu ada hitungan yang wajar untuk penyesuaian itu. Itu yang perlu kita jaga agar tidak menimbulkan kenaikan yang berlebihan," tegas Hatta.

Walaupun harga bensin premium nantinya naik jadi Rp 6.500 per liter dan solar jadi Rp 5.500 per liter, namun dibandingkan negara-negara di ASEAN, harga BBM di Indonesia masih termurah.

Hal tersebut seperti diungkapkan Tim Sosialisasi Penyesuaian Subsidi Bahan Bakar Minyak dalam buku yang diterbitkannya berjudul 'Bersama-sama Selamatkan Uang Bangsa' seperti dikutip pewarta, Kamis (20/6/2013).

"Harga jual bensin premium dan solar di dalam negeri jauh lebih murah dari pada harga barang sejenis di negara-negara tetangga," tulis Tim Sosialisasi.

Hal tersebut menyebabkan para penyelundup justru menikmati perbedaan harga BBM ini, seraya merugikan keuangan negara dan rakyat.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, harga premium di Indonesia Rp 4.500 per liter dan harga BBM non subsidi atau pertamax 92 Rp 10.200 per liter.

"Tapi di Myanmar harga BBM Rp 10.340 per liter dan tidak disubsidi, Thailand dengan Ron 91 dijual Rp 12,453 dan tidak disubsidi, di Filipina Ron 92 di jual Rp 12.147 per liter dan tidak disubsidi, Laos Ron 87 di jual harga Rp 13.395 per liter dan tidak disubsidi, lalu di Kamboja dijual Rp 13.298 per liter dan tidak disubsidi," ungkapnya.

Memang ada perbedaan kualitas antara bensin yang dijual di sini dengan bensin di beberapa negara tersebut, yang bilangan oktannya lebih tinggi dan kualitasnya lebih baik.

"Namun, bensin di negara tetangga yang diperbandingkan di sini adalah bensin berkualitas terendah yang tersedia di pasar, sama halnya dengan premium di Indonesia," tutup Tim Sosialisasi.

Pemerintah dikabarkan akan mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi pada Sabtu 22 Juni 2013. Pengumuman kenaikan dilakukan Jumat malam, 21 Juni 2013, diharapkan kenaikan ini efektif berlaku esok harinya.

"Yang sudah-sudah diumumkan malam hari dan berlakunya jam 24.00 atau jam 00.00 hari berikutnya, ya kita semua berharap setelah sidang kabinet ada kepastiannya," ujar Direktur Bahan Bakar Minyak (BBM) Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas, Djoko Siswanto dalam pesan singkatnya kepada pewarta, Kamis (20/6/2013).

"Kami saat ini juga sedang menyiapkan bahan untuk sidang Kabinet Paripurna nanti Pukul 14.00," tambahnya.

Salah satu agenda dalam sidang kabiner tersebut kata Djoko akan membahas kapan waktu pengumuman dan kenaikan harga BBM subsidi. Rencana awal bensin premium naik jadi Rp 6.500 per liter dan Solar Rp 5.500 per liter.

"Antara lain isu yang akan dibahas iya (terkait kenaikan harga BBM subsidi)," ucapnya.

Jadi kapan diumumkan kenaikan harga BBM subsidi? "Mudah mudahan besok (Jumat) malam diumumkan," tandasnya.

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -