Ketua MPR Taufiq Kiemas meninggal dunia di Singapura. Atas nama warga Indonesia, Presiden SBY pun menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian suami Megawati Soekarnoputri itu.

"Hari ini bangsa Indonesia kembali berduka, salah satu putra terbaik bangsa, Bapak Taufiq Kiemas, Ketua MPR, dan suami Ibu Megawati Soekarnoputri telah dipanggil, wafat dengan tenang sore tadi di Singapura," kata SBY di kediaman pribadinya, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/6/2013).

Atas nama warga Indonesia, Presiden pun memberikan rasa duka cita. SBY berharap seluruh keluarga bisa menerima cobaan ini.

"Berharap keluarga yang ditinggalkan tabah," tutupnya.

Taufiq Kiemas wafat di Singapura karena komplikasi kesehatan di usianya yang ke-70 tahun. Rencananya jenazah almarhum akan langsung dimakamkan di TMP kalibata, di samping makam kedua orangtuanya.

Almarhum Taufiq Kiemas akan diberangkatkan pukul 09.00 waktu Singapura menuju Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta. Proses pemulangan jenazah dari Singapura akan diantar dan dikawal oleh 2 pesawat TNI AU.

"Sesuai rencana besok pagi dua pesawat TNI AU yaitu Hercules dan Boeing 737 akan berangkat ke Singapura," kata Presiden SBY di kediamannya, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/6/2013).

Presiden SBY yang akan menjadi inspektur upacara pemakaman, mengatakan Taufiq akan langsung disemayamkan di Bandara Halim Perdanakusumah. "Di Halim, jenazah akan disemayamkan dan akan disalatkan, di situlah diharapkan yang hadir bisa memberikan penghormatan," ucapnya.

Presiden SBY juga berencana akan menjemput kedatangan jenazah di Bandara Halimperdanakusumah. "Insya Allah saya akan jemput jenazah di Bandara Halim dan kemudian setelah itu setelah semua siap saya selaku inspektur upacara TMP Kalibata," ujarnya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa berduka atas kepergian Taufiq Kiemas. Presiden SBY mengajak rakyat Indonesia berkabung dengan mengibarkan bendera setengah tiang.

"Meskipun dalam Undang-undang yang berlaku saat ini, apabila seorang kepala lembaga negara wafat, dikibarkan bendera setengah tiang selama dua hari di instansi terkait, tetapi saya mengajak rakyat Indonesia untuk juga mengibarkan bendera setengah tiang selama dua hari," kata Presiden SBY di kediamannya, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/6/2013).

SBY mengatakan Indonesia kehilangan salah satu negarawan yang telah banyak berjasa untuk bangsa. Dia berharap rakyat Indonesia mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda duka dan penghormatan untuk Taufiq.

"Ini sebagai wujud kecintaan kita kepada Pak Taufiq Kiemas sebagai salah satu negarawan kita," ujarnya.

SBY akan memimpin upacara pemakaman Taufiq di Taman Makam Pahlawan Kalibata Minggu (9/6) besok. Sebelumnya, Wapres Boediono akan memimpin upacara pelepasan jenazah Taufiq di Halim Perdanakusumah.

Segenap Redaksi dan pengurus Sejahtera FM mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya, dan Tuhan memberi kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -