MALANG - Mobil matic kini kian marak, dan mulai banyak di pakai orang. Populasi nya sudah makin banyak dan kebanyakan dari kita hanya tahu simbol "D" dan "P" serta "N", padahal masih ada simbol-simbol lain yang belum pernah di coba dan bahkan masih di mitoskan akan menyebabkan kerusakan bagi mobil bila di pakai. Mari pada kesempatan ini team "Keluarga Sejahtera" akan memaparkan masalah mobil matic yang kelihatannya mudah ternyata banyak hal yang  menjadi misteri di dalamnya.

Bagi anda yang belum terbiasa dengan mobil matik, yuk mengenal arti huruf-huruf pada tuas mobil matik :
Shift Lock Tuas Matik | Mobil Toyota Surabaya Tombol Shift Lock mempunyai fungsi sebagai sistem pengunci transmisi pada posisi tuas tertentu. Shift lock biasanya ada pada beberapa mobil keluaran terbaru. Mobil yang akan di parkir paralel gunakan tombol shift lock untuk menggeser posisi P ke N, sehingga mobil bisa digeser-geser.
Park Arti Huruf Tuas Matik | Mobil Toyota Surabaya Huruf P (Park), posisi ini berarti secara mekanis, transmisi mengunci roda sehingga mobil tidak dapat maju maupun mundur. Agar transmisi awet, anda dianjurkan menggunakan posisi P apabila mobil berhenti lama atau kondisi mobil sedang di parkir.
Reverse Arti Huruf Tuas Matik | Mobil Toyota Surabaya Huruf R (Reverse), posisi ini berarti mobil bergerak mundur. Lakukan injak rem sebelum memindahkan tuas transmisi ke posisi R (model gate). Mobil matik prinsipnya akan selalu berjalan maka lakukan pelepasan rem secara perlahan-lahan agar mobil tidak mundur dengan cepat.
Neutral Arti Huruf Tuas Matik | Mobil Toyota Surabaya Huruf N (Neutral), posisi ini berarti mobil dalam keadaan bebas. Kondisi roda mobil secara mekanis tidak terkunci oleh sistem transmisi, begitu juga pada putaran mesin. Mobil dapat didorong secara bebas. Pastikan posisi transmisi pada tuas N agar mobil dapat distarter (sama seperti posisi tuas di P).
Gigi 3 Arti Huruf Tuas Matik | Mobil Toyota Surabaya Huruf D-3 (Gigi 3), posisi ini mobil bergerak maju dan merupakan posisi top gear. Tanda ini juga sebagai petunjuk bahwa mobil jenis matik dengan 4 percepatan.
Gigi 2 Arti Huruf Tuas Matik | Mobil Toyota Surabaya Huruf 2 (Gigi 2), Posisi ini biasa juga disebut second gear. Bila mobil berada pada tanjakan yang agak curam maka dianjurkan transmisi digeser ke tuas 2, begitu juga mobil dalam posisi jalan yang turunannya agak curam disebabkan tuas gigi 2 mempunyai engine break.
Gigi 1 Arti Huruf Tuas Matik | Mobil Toyota Surabaya Huruf L (Gigi 1), Posisi ini merupakan posisi transmisi yang paling rendah (low). Biasanya posisi ini digunakan jika mobi sedang menarik kendaraan di jalur berat, tanjakan yang sangat curam atau turunan yang sangat curam.


Sport mode.  Beberapa mobil premium menyediakan mode ini untuk memberikan rasa berkendara yang agresif. Dalam mode ini, transmisi akan dipindahkan oleh komputer dengan putaran yang lebih tinggi. Alhasil, putaran mesin akan selalu dijaga dalam rentang kerja untuk mendapatkan kemampuan akselerasi pertengahan yang baik. Selain itu, efek engine brake pun lebih terasa lantaran transmisi kerap dipertahankan di posisi tertentu.

Eco mode.  Kebalikan dengan Sport mode, Eco mode digunakan untuk memperoleh efisiensi dalam hal konsumsi bbm. Jadi, perpindahan gigi dilakukan pada putaran mesin serendah mungkin. Sebaiknya mode ini digunakan ketika Anda sedang berkendara di jalan tol.

Winter mode.  Umumnya mode ini digunakan oleh mobil yang dijual dengan 4 musim. Agar ban dapat memperoleh daya cengkeram ketika musim salju, maka komputer akan langsung menempatkan posisi gigi dua ketika start. Selain itu, perpindahan gigi pun dilakukan dengan halus pada putaran yang cukup rendah.  

O/D (Overdrive).  Dengan menekan sebuah tombol di tuas transmisi, maka indikator O/D OFF di dasbor akan menyala. Hal ini menandai bahwa transmisi bekerja tidak dengan seluruh perbandingan gigi yang tersedia. Pada mobil dengan 4-speed, transmisi bekerja hingga rasio gear ketiga saja. Dengan kata lain, fitur ini berguna ketika pengendara hendak menyalip kendaraan di kecepatan tinggi seperti di jalan tol.

Tanda  +/-.  Bagi mobil yang dilengkapi dengan tanda ini, menandakan transmisi otomatisnya dapat digunakan layaknya transmisi manual. Pengemudi dapat mengatur posisi gigi sesuai dengan keinginannya, meski campur tangan komputer tetap ada seperti ketika menurunkan gigi agar tidak terjadi over rev. Selain di tuas, produsen mobil kerap mendesain tombol ini di area lingkar kemudi (padleshift).


Berikut ini beberapa tips untuk mengendarai mobil matic :
  • Perhatikan posisi transmisi berada pada “P” sebelum menyalakan mesin mobil. Setelah mesin dinyalakan, tekan pedal rem secara penuh, geser transmisi ke posisi “D” untuk maju, lepaskan pedal rem dan rem tangan kemudian tekan pedal gas secara perlahan-lahan.
  • Apabila berada di lampu lalu lintas atau berada dalam kondisi jalan raya macet seperti di Surabaya, lakukan transmisi pada posisi “N”. Cara ini agar tidak cepat habis kopling transmisi matiknya.
  • Posisi transmisi L/1, digunakan pada jalan tanjakan curam (bila di mobil manual adalah gigi 1), sedangkan untuk posisi 2 digunakan bila tanjakan yang tidak terlalu curam.
Demikian "Keluarga Sejahtera" tips mengendara dengan aman dengan menggunakan mobil matic, selamat berkendara dengan aman dan jangan lupa tune in selalu 106,9 Sejahtera FM.

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -