JAKARTA– Kabar duka datang dari aktor senior, Kris Biantoro. Pria kelahiran 17 Maret 1938 itu, menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 14.00 WIB lalu.

Kris yang sudah lama mengidap penyakit ginjal ini, memang sempat beberapa kali diberitakan terbaring lemas di rumah sakit. Namun, siang tadi, penyanyi dan juga presenter ini meninggalkan keluarga tercinta untuk selama-lamanya.

“Iya benar. Sekarang masih di rumah sakit. Dokter yang memastikan kalau bapak udah jalan (meninggal). Kira-kira satu jam yang lalu,” ujar Arto, anak Kris Biantoro pada hari Selasa (13/8/2013).

Arto menceritakan, jika ayahandanya meninggal di kediamannya. Namun untuk memastikan kondisi yang sebenarnya, pihak keluarga membawa Kris ke Rumah Sakit Medica Cibubur.

“Meninggalnya di rumah, tapi sekarang di Rumah Sakit Medica Cibubur,” jelasnya buru-buru.

Kicauan banyak selebriti menyatakan hal itu, di antaranya dari Glenn Fredly, di @GlennFredly: Rest in Love; RT@dennysakrie: Selamat jalan seniman serba bisa Kris Biantoro. Masih ada dari vokalis Naif, David Bayu, dalam akun twitternya, RT @davidbayu: Rest in peace Kris Biantoro.

Menurut penelusuran Antara, Kris Biantoro (kelahiran Magelang, 17 Maret 1938) ini ditemukan sudah pergi selamanya di tempat duduk kesukaannya, di depan sangkar-sangkar burung peliharaan kegemarannya, di Kompleks Bukit Permai Cibubur.

Dia seorang Katolik, terlahir dengan nama Christophorus Soebiantoro, menikah dengan perempuan Viet Nahm, Maria Nguyen Kim Dung, yang kini tinggal di kawasan Cibubur. Hidupnya semakin lengkap dengan kehadiran anak-menantu, yaitu Invianto-Henny dan Ceasefiarto-Adelina, serta dua cucu, Iyo dan Rafa.

Kris Biantoro mengalami masa-masa keemasan panggung hiburan dan kesenian Indonesia, bersama Benyamin S, Titiek Puspa, Sophan Sophiaan-Widyawati (kemudian), Teguh Karya, Rima Melati, dan lain-lain.

Selama hampir empat dasawarsa, dia bertarung dengan penyakit ginjal yang menerpa dia. Bertahun-tahun dia menjadi pasien setia RS PGI Cikini setelah tidak dapat diobati di banyak pusat kesehatan yang lain, di dalam dan luar negeri.

Sudah Lama Berpenyakit Ginjal

Menahan penyakit selama 38 tahun bukanlah waktu yang sebentar, seperti presenter senior Krisbiantoro. Ia mengidap gagal ginjal selama 38 tahun.

Krisbiantoro kini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (3/6/2011). Pria berumur 71 tahun itu masih terbaring lemas. Sementara sang istri, Maria Nguyen Kim Dung juga tampak setia mendampinginya.

"Orang tidak akan pernah percaya bahwa saya telah menghidap penyakit ini selama 38 tahun," ungkapnya ketika ditemui di kamar Bougenvile 520, rumah sakit tersebut.

Meski telah lama mengidap penyakit tersebut, Krisbiantoro tak pernah mengeluh. Puncaknya pada tahun 2009 lalu, kesehatannya mulai menurun. Ia pun harus bolak-balik rumah sakit untuk cuci darah.

"Sudah 2 tahun ini cuci darah, seminggu 2 kali sebelumnya hanya minum obat saja," tutur sang istri.

"Tidak mengeluh karena saya punya semangat untuk hidup dan akhirnya berkat Tuhan saya tidak jadi operasi ginjal," timpal Om Kris, sapaan akrabnya.

Tidak Suka Presenter Banci
Krisbiantoro termasuk salah satu presenter senior di negeri ini. Melihat generasi penerusnya, Krisbiantoro prihatin. Ia pun geram karena kini tak sedikit presenter yang membawakan acara dengan kasar dan gay bak banci.

"MC itu roh dari sebuah acara. Mau jadi apa rohnya, kalau setiap kita tonton itu jambak-jambakan dan bergaya seperti banci," ujarnya, saat ditemui di sela-sela Seminar 'The Protection and Administration Of music Performers Rights in Indonesia' di Hotel Century, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (3/3/2010) malam.

Pria yang pernah membawakan acara musik 'Dansa Yo Dansa' itu, mempertanyakan apakah memang presenter kasar dan bergaya bak banci tersebut wajah musik Indonesia. Jika memang demikian, menurutnya, Indonesia kembali ke zaman penjajahan.

Artis yang kini sudah berusia 71 tahun itu juga tidak setuju jika dikatakan presenter sekarang terpengaruh dari luar dalam membawakan acara. Ia mencontohkan dirinya, meski dulu sering berpergian ke luar negeri dan menonton televisi luar negeri, Krisbiantoro bisa tetap jadi diri sendiri.

"Itu budaya dari mana, nggak ada kok," tukas suami dari Maria Nguyen Kim Dung itu.

Krisbiantoro berharap junior-juniornya di dunia presenter atau MC bisa lebih hebat darinya. Ia pun meminta tidak menggampangkan pekerjaan sebagai pemandu acara itu.

"Untuk kedalaman suatu profesi butuh waktu yang panjang, jadi kalau baru jangan bangga dulu," nasihatnya.

Segenap Pimpinan dan staf serta penyiar dan crew Sejahtera FM menyampaikan bela sungkawa bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kenangan Kris Biantoro


- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -