Malang, Sekitar 100 petugas gabungan Polisi, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan melakukan apel persiapan pengawalan pemberlakukan uji coba jalur satu arah dipimpin Kasat Lantas Polres Malang Kota, AKP Erwin Arasgenda di Halaman Polsek Lowokwaru, Selasa (5/11/2013).

Erwin menjelaskan, pos pertama di pertigaan Dinoyo, pos kedua di Jembatan Soekarno-Hatta, pos ketiga di pertigaan Jalan Bogor-Jalan Panjaitan, pos keempat di perempatan Jalan Bandung, pos kelima di perempatan Jalan Bogor, pos keenam di perempatan ITN dan pos ketujuh di Sardo. “Ketujuh titik tersebut menjadi simpul lalu lintas di sepanjang jalur satu arah. Karena itu butuh penjagaan ekstra dari petugas,” ujar Erwin.

Rencananya petugas gabungan ini sudah ada di posnya Rabu (6/11/2013) pukul 05.30 WIB dan akan melakukan apel di pos masing-masing hingga pukul 05.45 WIB. Pukul 06.00 WIB, jalur satu arah mulai diberlakukan. “Tepat pukul 06.00 WIB semua petugas gabungan akan turun ke jalan. Mereka memastikan jalur satu arah tersebut dilaksanakan,” tambah Erwin.

Meski masih masa uji coba selama satu bulan, penerapan jalur satu arah ini sudah serius dilaksanakan. Petugas gabungan nantinya ada yang melakukan operasi rutin dan menertibkan setiap pelanggaran rekayasa lalu lintas baru.

Bukan saja kendaraan yang tidak patuh jalur satu arah, kendaraan yang parkir sembarangan juga langsung ditilang. Demikian juga pedagang kaki lima yang berjualan dan mengganggu jalur satu arah, langsung ditindak dan akan diangkut oleh Satpol PP.

“Itulah kenapa ada petugas gabungan, termasuk Polisi Militer. Setiap ada pelanggaran dari instansi mana saja, ada yang kebagian menindak,” tegas Erwin.
Petugas gabungan bertugas dalam tiga shif,  pukul 05.30 WIB sampai pukul 21.00 WIB, atau jika diperpanjang hingga 22.00 WIB. Meski demikian jalur satu arah berlaku selama 24 jam.

Di pertigaan Dinoyo, kendaraan dari arah Batu tidak bisa belok ke kanan ke arah Sumbersari. Arus kendaraan diarahkan lurus ke Jalan MT Haryono. Jalan Sumbersari hingga Jalan Gajayana akan diberlakukan satu arah.

Dari Jalan MT Haryono kendaraan bisa belok ke kanan ke Jalan Soekarno-Hatta, atau lurus ke Jalan Mayjen DI Panjaitan. Sementara dari arah Soehat, kendaraan hanya bisa belok ke kiri ke Jalan DI Panjaitan. Jalan DI Panjaitan akan dibuat satu arah. Kendaraan yang akan ke Batu harus memutar ke Jalan Veteran.

Sementara di Jalan Soehat yang berhubungan langsung dengan Jalan Cengkeh akan dibuat tembusan. Taman di tengah jalan akan dibongkar sehingga dari Jalan Soehat bisa belok ke kanan tembus Jalan Cengkeh dan Jalan Kalpataru.

Uji coba penerapan jalur satu arah di Kota Malang akan diberlakukan satu bulan untuk menemukan formula rekayasa lalu lintas yang tepat, mulai Rabu (6/11/2013).

Menurut Kasat Lantas Polres Malang Kota, AKP Erwin Rasgenda, setiap hari akan dilakukan evaluasi yang melibatkan ahli dari Universitas Brawijaya (UB) Malang yang akan memberikan analisa dan masukan secara ilmiah. "UB yang akan menganalisa berbagai kemungkinan terbaik. Mereka memberikan masukan secara ilmiah," terangnya, Selasa (5/11/2013).

Evaluasi juga akan diberlakukan terhadap keberadaan angkot, yang untuk sementara waktu mendapat jalur khusus. Jika keberadaan jalur khusus angkot mengganggu lalu lintas secara keseluruhan, keistimewaan tersebut akan dicabut.

“Kalau jalur khusus angkot ternyata dinilai tepat, akan tetap dipertahankan. Tapi kalau dinilai mengganggu, angkot akan ikut aturan jalur satu arah,” tegasnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Subari menegaskan, pemberlakuan jalur satu arah sudah tidak ada kendala berarti. Kendala yang tersisa hanyalah proyek gorong-gorong di Jalan Gajayana yang sedang dikebut.

Kendala lain adalah pengadaan lampu lalu lintas untuk perempatan Jalan Bogor yang baru dibuat. Termasuk lampu lalu lintas untuk Jalan Bunga Coklat yang masih dalam tahap lelang.
“Karenanya perempatan Jalan Bogor dibutuhkan petugas lebih banyak karena lampunya masih tahap pengadaan. Selain itu tidak ada kendala berarti,” tutur Subari.

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -