Pemberlakuan jalur satu arah di Jalan Semeru dan Jalan Kawi akhir Agustus ini oleh Pemkot Malang dilakukan tidak setengah-setengah, karena untuk merealisasikannya ada 7 jalur angkot yang akan di rubah. Dishub mencatat,  jalur mikrolet yang terancam dialihkan adalah
  • LDG (Landungsari-Dinoyo-Hamid Rusdi)
  • ADL (Arjosari-Dinoyo-Landungsari)
  • LG (Landungsari-Hamid Rusdi lewat Jalan Bendungan Sutami)
  • LG (Hamid Rusdi-Landungsari lewat Janti)
  • AL (Arjosari-Landungsari)
  • MM (Madyopuro-Mulyorejo)
  • AT (Arjosari-Tidar)
Saat ini, dishub sudah menyiapkan jalur alternatif yang bakal jadi rute pengalihan. Mikrolet jalur LDG misalnya, selama ini melintasi jalan KH Hasyim Ashari, Jalan Kawi, Jalan Bromo, Jalan Buring, dan Jalan Merbabu. Tapi setelah uji coba jalur satu arah, mikrolet dari Jalan KH Hasyim Ashari dialihkan lewat Jalan AR Hakim, Jalan Basuki Rahmad, Jalan Semeru, Jalan Arjuna, IKIP Budi Utomo, hingga Jalan Bromo.

Kepala Dishub Kota Malang Wahyu Setyanto mengatakan, pihaknya sudah berkomitmen menerapkan jalur satu arah penuh walaupun ada penolakan dari sopir angkot. Artinya, seluruh kendaraan yang melintasi sepanjang Jalan Kawi dan Jalan Semeru wajib menaati satu arah. Tidak ada jalur khusus mikrolet seperti penerapan jalur satu arah di lingkar UB (Jalan Mayjend Panjaitan, Jalan Sumbersari, Jalan MT Haryono). ”Kami terapkan jalur satu arah penuh. Jalur mikrolet akan kita alihkan,” ujar Wahyu.

Dia akan memberikan pemahaman kepada paguyuban sopir mikrolet. Wahyu menargetkan, sebelum uji coba satu arah, koordinasi bersama paguyuban sopir mikrolet di tujuh jalur sudah tuntas. ”Secepatnya kami undang. Sekalian sosialisasi,” ungkapnya

Ketua Paguyuban Jalur ADL Arifin Sarido mengatakan, hingga kini, pihaknya belum diundang dishub untuk berkoordinasi. Selama ini, Sarido bersikukuh menolak jalur satu arah. Tapi untuk mengambil sikap menghadapi rencana uji coba jalur satu arah, Sarido akan berkoordinasi lagi bersama paguyuban sopir mikrolet lainnya. ”Kami belum tahu langkah yang akan diambil seperti apa. Kumpul-kumpul dulu lah sama ketua jalur,” ujar Sarido.

Meski belum mengambil sikap, Sarido mengatakan, kebijakan jalur satu arah di Jalan Semeru dan Jalan Kawi merugikan sopir mikrolet. Dia yakin, jika sudah dialihkan jalurnya, penumpang angkota bakal menyusut.

Sumber : http://halomalang.com/news/demi-jalur-satu-arah-tujuh-jalur-angkota-diubah

- Copyright © Sejahtera FM - Odanje.com - Powered by OdanJe - Designed by D-tube -